Walau Ada Corona, Nilai Jual Mbappe Masih Tembus Rp 2,8 Triliun

Posted on

 

Epidemi COVID-19 membuat nilai jual pemain sepak bola turun, termasuk juga Kylian Mbappe. Walau demikian, harga pasaran penyerang Prancis itu masih berharga tinggi, yaitu seputar Rp 2,8 triliun!
Satu studi dilaksanakan oleh KPMG Football Benchmark untuk tahu efek kritis COVID-19 pada harga pasar seorang olahragawan sepakbola. Dalam laporan analisa ini, KPMG ambil data dari 10 liga paling atas di Eropa.

Beberapa faktor yang diperhitungkan cukup kompleks, dari mulai situasi keuangan club, tersisa waktu kontrak pemain, usia pemain, sampai waktu bursa transfer.

Disamping itu, ada pula tiga faktor kunci yang diperhitungkan. Pertama, keadaan keuangan club serta kekuatan penghasilan yang hilang. Ke-2, lamanya waktu yang dihabiskan seorang pemain tanpa ada berlaga semasa epidemi. Ke-3, jumlah peluang yang ditinggalkan pemain untuk tampil memperlihatkan performnya.

Dari sana, ada dua skrip, yaitu nilai jual pemain bila liga tempatnya bermain disetop serta nilai jual pemain bila liga diteruskan sampai selesai. Dalam studi ini, dari 10 liga yang ditelaah, ada tiga yang telah disetop, yaitu Liga Prancis, Belanda, serta Belgia.

Melalui algoritma Player Valuation Alat yang memakai data dari Opta serta sumber yang lain, didapatkan hasil berkaitan berapa besar pengurangan nilai jual pemain.

Untuk contoh, Kylian Mbappe. Sebelum epidemi, nilai jualnya capai 225 juta Euro. Tetapi sesudah epidemi, harga berdasar studi KPMG alami pengurangan sebesar 21,5 %, jadi cuma 177 juta Euro (seputar Rp 2,88 triliun).

Neymar juga memiliki nasib sama. Bermain di Liga Prancis yang pertandingannya disetop, nilai jualnya juga turun 21,7 %, dari 175 juta Euro jadi 137 juta Euro.

Situasi tidak sama dirasakan Raheem Sterling, pemain berharga paling tinggi ke-3 di daftar ini. Bermain di Liga Inggris yang akan diteruskan pada 17 Juni, pengurangan nilai jualnya cuma 10,5 %, dari 150 juta Euro jadi 134 juta Euro.

Hasil studi di atas dapat memprediksi cara tim-tim besar di bursa transfer musim panas kesempatan ini. Dengan bandrol yang masih tetap tinggi serta penghasilan tim-tim teratas yang turun, kemungkinan besar Mbappe akan bertahan di Paris Saint-Germain musim depan.

Real Madrid, yang terus-menerus dihubungkan dengannya, kemungkinan akan ambil langkah nyata pada tahun 2021, waktu kontrak Mbappe bersama-sama PSG sisa satu tahun lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *