Ganti Nasib Liverpool serta MU

Posted on

 

Jakarta – Liverpool serta Manchester United dipandang betul-betul sudah berganti tempat, termasuk juga di bursa transfer. MU sekarang punyai desakan tambahan dalam penerimaan pemain.

Sesudah periode susah yang dipenuhi ketidakberhasilan untuk sebatas finish empat besar, Liverpool naik bersama-sama Juergen Klopp. ‘Si Merah’ semenjak 2016/2017 lalu tetap ada di zone Liga Champions, serta telah memenangkan kompetisi berprestise itu.

Musim ini Liverpool diprediksikan akan akhiri puasa gelar Liga Inggris yang telah berjalan 30 tahun. Mohamed Salah dkk hanya perlu dua kemenangan lagi untuk menutup gelar.

Kondisinya kontras dengan MU, yang dalam enam musim paling akhir hanya 2x finish empat besar. Musim ini ‘Setan Merah’ masih dalam tempat memburu zone Liga Champions, dengan sesaat tempati posisi lima ketinggalan tiga point dari Chelsea.

Walau sebenarnya awalnya MU demikian perkasa di liga. Semenjak musim pertama Premier League sampai usainya masa Sir Alex Ferguson pada 2012/2013, MU 13 kali menjadi juara dari 21 musim.

 

Turunnya prestasi MU ikut berefek pada tempat yang semakin susah di bursa transfer. MU jadi mengemban beban besar untuk memperoleh beberapa pemain yang dapat memberi efek selekasnya, sesaat desakan itu juga yang seringkali buat perekrutan meredup.

Sebaliknya, Liverpool sekarang ada di tempat yang di nikmati MU semasa periode menguasai mereka. Liverpool tidak punyai desakan untuk lakukan pendekatan agresif di setiap bursa transfer sebab ketahui tim sekarang ini telah terbukti.

“Liverpool berada di tempat yang dihuni Manchester United awalnya semasa 25 tahun, saat Anda ada di pucuk serta beli pemain tanpa ada desakan untuk kerja secara baik di bursa transfer,” papar bekas manager serta kapten Liverpool Graeme Souness diambil Liverpool Echo.

“United saat ini beli beberapa pemain yang perlu langsung masuk dalam team serta selekasnya memberi efek. Lihatlah Fabinho serta Andy Robertson (di Liverpool), mereka tidak langsung masuk dalam team kan.”

“Di tempat itu Anda ingin ada, saat Anda bebas pilih pemain mana yang Anda kehendaki tetapi tidak tempatkan pemain itu di bawah desakan tambahan untuk langsung tokcer semenjak hari pertama,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *